Terkait Pemasang Baliho Abah Anton, Berikut Penjelasan Beliau.

0
322

MalangRaya, Newstimes-Maraknya baliho-baliho yang sudah tersebar di beberapa titik, mendekati musim pemilihan walikota Malang membuat pertanyaan besar bagi masyarakat khususnya kota Malang, terkait adanya baliho salah satu tokoh Malang yaitu Abah Anton.

Foto mantan orang nomor satu tersebut, terpampang di sejumlah titik di daerah Kota Malang, yang menginginkan untuk melanjutkan kembali kepemimpinan agar Malang bisa lebih baik lagi.

Ketika di temui di kediaman nya pria bernama lengkap Ir.H.Mochamad Anton mejelaskan, tentang pemasangan baliho yang saat ini sudah bermuculan, tentang pemasangan baliho tersebut. Murni dari masyarakat tanpa ada suruan dari pihak manapun, dan sebelum musim politik seperti ini, baliho sudah terpasang di sejumlah titik, ucap pria yang akrab di sapa “Abah Anton”, pada Selasa ( 19/12/2023).

“Saya sendiri ini pun. Tidak pernah untuk dalam rangka memasang, saya melihat banyak baliho bergambar saya. Saya juga menanyakan, dan saya melihat ada di bawah baliho tersebut bertuliskan Germas( Gerakan Masyarakat). Inikan bisa di artikan suatu bentuk pergerakan masyarakat yang memberikan respon positif agar saya kembali maju di Pemilu 2024” jelasnya.

Banyak sebagian dari ulama, bahkan tokoh masyarakat, yang mendatangi kediaman beliau, dan meminta beliau agar memberikan warna baru bagi Kota Malang.

“Banyak dari kalangan ulama bahkan tokoh-tokoh Masyarakat yang meminta saya untuk kembali maju dan memberikan warna baru bagi Kota Malang, ketika saya tanya ke meraka kenapa sampai mau mengusung, saya, dalam posisi ini semua tau bahkan seluruh Indonesia tau kalau saya ini pernah ada masalah. Namun masyarakat seakan tidak berpengaruh bahkan mereka memberikan semangat yang luar biasa kepada saya”, ujarnya.

“Terbukti baliho-baliho yang sudah terpasang, saya juga sudah suruh lepas namun mereka tidak mau untuk melepasnya. Mereka juga menyampaikan kepada saya, bahwa pesta demokrasi ini, kedaulatan di tangan rakyat, yang menentukan juga rakyat, yang mencoblos juga rakyat. Dan rakyat lah yang bisa mencari tokoh yang pantas untuk melanjutkan pembangunan di Kota Malang” jabarnya.

Pergerakan yang sudah di buat oleh masyarakat tersebut di respon baik oleh keluarga Abah Anton, dari pihak keluarga Abah belum ada pembicaraan tentang adanya beliau untuk mencalonkan kembali atau tidak.

Karena dari pihak keluarga belum mengetahui maksud dari masyarakat khusunya kota Malang, beliau sendiri masih dilema akan kesimpang siuran aturan yang di buat oleh pemerintah terkait, Namun saat ini masyarakat sudah cerdas bisa menilai kebenaran sebuah permasalahan hukum.

Abah menjelaskan, “secara keputusan inkra adalah suatu keputusan hukum yang harus di hormati, untuk masalah politik juga di sebutkan memang di samping menjalani tahanan, ada tambahan hukuman pencabutan hak politik”, tandasnya.

” Pernyataan bagi masyarakat, kalau keputusan inkra tersebut sudah di cabut, bisa di artikan seseorang itu sudah memiliki hak untuk memilih dan di pilih, masyarakat sudah berfikir kalau saya ini sudah berhak untuk memilih siapa pun”, lanjutnya.

Ada beberapa partai yang sudah mengajak beliau, untuk berkoalisi. terlihat dari baliho yang sudah memasang foto Abah Anton bersama kandidat yang akan maju dalam pemilu 2024.

Harapan Abah anton sendiri kepada masyarakat khusunya di Kota Malang, agar bisa tetap memutuskan hak pilih masing masing orang untuk memilih calon pemimpin yang pantas demi kemajuan dan perubahan bagi Kota Malang yang kita cintai. (fan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here