Diskusi Bareng AKBP Apollo Sinembela Tentang Literasi Hukum dan Edukasi Pajak

0
22
diskusi-bareng-akbp-apollo-sinembela-tentang-literasi-hukum-dan-edukasi-pajak
Advokat dan Praktisi Pajak Yulianto Kiswocahyono, SE.,SH.,BKP (jaket hitam) bersama Kabag Wadisdik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Apollo Sinembela (tengah) dan Eko Wahyu S.Ak, praktisi hukum dan pemegang IKH Pengadilan Pajak (kemeja hitam). Kamis, (27/11/2025). (Foto: Newstimes.id)

NEWS TIMES – Suasana hangat dan penuh keakraban terlihat dalam kunjungan Advokat Yulianto Kiswocahyono, S.E., S.H., BKP, selaku Ketua Komite Tetap Bidang Fiskal dan Moneter KADIN Jawa Timur, ke ruang kerja Kepala Bagian Pengawasan dan Penyidikan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Dr. Apollo Sinembela, S.S., S.H., M.Si., di Jakarta, Kamis (27/11/2025).

Kunjungan ini bertujuan, diskusi mendalam seputar isu perpajakan, hukum, hingga literasi hukum masyarakat.

Turut mendampingi dalam pertemuan tersebut, Eko Wahyu Pramono, S.Ak, praktisi hukum sekaligus pemegang Izin Kuasa Hukum (IKH) Pengadilan Pajak, yang ikut memberikan perspektif hukum dalam diskusi. Obrolan yang ditemani kopi hangat ini, menjadikan pertemuan berlangsung cair namun tetap substantif.

“Alhamdulillah hari ini, kita diberi kesempatan untuk diskusi bersama AKBP Dr. Apollo Sinembela dan kami diterima baik, kami berdiskusi begitu hangat di ruang kerjanya. sejumlah isu aktual dibahas, termasuk dinamika perpajakan nasional dan tantangan penegakan hukum, tentu banyak prespektif penting yang bisa kami bawa pulang untuk memperkuat edukasi perpajakan dan hukum di masyarakat, ” ujar Yulianto yang juga Konsultan Pajak Senior kepada Newstimes.id.

Dalam kesempatan, Eko Wahyu Pramono membuka dialog dengan pertanyaan tentang ketakutan masyarakat terhadap UU Narkotika, terutama kekhawatiran potensi kriminalisasi yang kerap menjadi pembahasan publik.

AKBP Dr. Apollo Sinembela memberikan jawaban yang lugas namun menenangkan.

“Kekhawatiran masyarakat itu wajar. Tapi perlu digarisbawahi bahwa penegakan hukum tidak dimaksudkan untuk menakut-nakuti. Kami bekerja berdasarkan aturan, keadilan, dan profesionalitas,” tegas Apollo saat memberi penjelasannya.

Lebih lanjut AKBP Apollo memaparkan, beberapa poin penting terkait pembaruan KUHAP yang baru, termasuk peningkatan aspek perlindungan hukum serta penyesuaian mekanisme penyidikan.

“Masyarakat perlu memahami hukum, bukan takut hukum. Ketika literasi hukum kuat, masyarakat lebih terlindungi dari mis-informasi dan potensi kesalahpahaman,” papar Apollo yang juga sebagai Dosen Hukum Cyber Crime.

AKBP Apollo turut mengucapkan rasa terima kasih atas kunjungan tamu dari Surabaya.

“Terima kasih atas kedatangan tamu dari Surabaya – Jawa Timur. Saya senang bisa berdiskusi tentang isu-isu hukum dan perpajakan. Polisi harus hadir dekat dengan praktisi hukum, pajak, dan masyarakat, karena dari kedekatan itu citra kepolisian terbentuk dengan baik,” ucap Apollo.

Sementara itu, Eko Wahyu Pramono, turut menyampaikan rasa terima kasih kepada Pak Apollo. Beliau sering memberi arahan dan masukan yang sangat berarti bagi saya terkait berbagai isu hukum yang berkembang.

“Pertemuan ini menjadi simbol penting bahwa kedekatan polisi dengan tokoh masyarakat, praktisi hukum, dan kalangan dunia usaha merupakan langkah strategis dalam membangun citra kepolisian yang humanis dan profesional, “pungkas Eko Wahyu.

Writer : Wahyu /Newstimes.id

Cek Berita dan Artikel yang lain di WhatsApp Channel & Google News

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here