Sinergi KPAP dan Pelaku Usaha, Yulianto Menilai sebagai Pilar Utama Mutu Audit Nasional

0
95
sinergi-kpap-dan-pelaku-usaha-yulianto-menilai-sebagai-pilar-utama-mutu-audit-nasional
Ketua Komite Tetap Bidang Fiskal dan Moneter Kadin Jawa Timur Yulianto Kiswocahyono, SE.,SH.,BKP bersama para narasumber acara diskusi strategis. Se;asa (25/11/2025). (foto: Wahyu/Newstimes.id)

NEWS TIMES – Komite Profesi Akuntan Publik (KPAP) menghelat diskusi strategis yang membahas penguatan peran lembaga banding dalam sistem profesi akuntan publik. Acara berlangsung di Ruang Tirtodiningrat, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga. Selasa, (25/11/2025).

Acara ini dihadiri berbagai pemangku kepentingan, diantaranya dari perwakilan kantor akuntan publik, akademisi, dan Ketua Komite Tetap Bidang Fiskal dan Moneter Kadin Jawa Timur Yulianto Kiswocahyono, SE.,SH.,BKP berserta beberapa pengurus lainnya.

Diskusi berlangsung dalam suasana hangat, komunikatif, dan penuh pertukaran pandangan konstruktif. Dari sisi dunia usaha, Yulianto Kiswocahyono, yang juga sebagai Konsultan Pajak Senior tampil sebagai narasumber yang menyoroti pentingnya integrasi dan kolaborasi antara KPAP dan pelaku usaha dalam menjaga mutu audit nasional.

Dalam forum tersebut, KPAP kembali menegaskan posisinya sebagai lembaga banding independen yang menangani keberatan terhadap keputusan Komite Disiplin Akuntan Publik. Fungsi ini menjadi elemen kunci untuk memastikan standar profesi ditegakkan secara adil, objektif, dan konsisten.

Yulianto menyampaikan, penguatan KPAP merupakan bagian fundamental dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses audit.

“Dunia usaha memerlukan laporan keuangan yang akurat serta independen. Karena itu, sinergi antara KPAP dan pelaku usaha adalah pilar utama dalam menjaga kualitas audit secara berkelanjutan,” ujar Yulianto.

Lebih lanjut, Yulianto juga menyoroti pentingnya kepastian hasil audit bagi dunia usaha.

“Variasi kualitas audit antar kantor akuntan publik dan minimnya mekanisme banding yang efektif dapat menimbulkan risiko ketidakpastian dalam pengambilan keputusan bisnis,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa KPAP harus berfungsi sebagai ruang penyelesaian sengketa profesi yang kredibel.

“Pelaku usaha membutuhkan proses banding yang profesional, adil, dan bebas dari pengaruh eksternal. KPAP berada pada posisi strategis sebagai penjaga integritas proses audit,” tambahnya.

Sementara itu, sejumlah akademisi dari FEB Universitas Airlangga turut memberikan pandangan ilmiah mengenai perkembangan standar profesi, penguatan kurikulum, hingga tata kelola audit.

“Masukan akademis tersebut menjadi referensi penting bagi KPAP dalam meningkatkan mekanisme pengawasan dan adaptasi terhadap dinamika profesi,”terangnya.

Diskusi ditutup dengan sesi foto bersama antara KPAP, perwakilan KADIN Jawa Timur, akademisi, serta peserta lainnya. Momen ini menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat integritas profesi akuntan publik.

“Kolaborasi lintas sektor seperti ini akan membawa dampak positif bagi tata kelola audit nasional serta menciptakan iklim usaha yang lebih sehat dan kompetitif,” pungkasnya.

Reporter : Wahyu / Newstimes.id

Cek Berita dan Artikel yang lain di WhatsApp Channel & Google News

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here