NEWS TIMES – Pembelian handphone (HP) iPhone sangat perlu diwaspadai di berbagai tempat penjualan, baik penjualan iPhone baru maupun penjualan iPhone Second. Hal itu wajib memerlukan ketelitian, agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan.
Hal itu dialami oleh David (23), pemuda asal Surabaya ini baru sadar ketika iPhone yang ia beli di store Dewa Gadget jalan Tidar, kecamatan Sawahan Surabaya diduga tidak sesuai spesifikasi antara HP dan Dosbox,nya.
Saat itu adanya ketertarikan HP iPhone yang ia lihat di media sosial (medsos) tik tok. Ia pun melakukan pembelian di sebuah store Dewa Gadget. “HP iPhone yang saya beli berbeda dengan dosboxnya. Nomor IMEI nya berbeda, saya baru menyadari ketika HP itu mau saya gantikan ke saudara saya. Saat melihat dosboxnya berbeda nomor IMEI dengan hpnya. Saya baru menyadari dari pembelian sekitar 45 hari an gak salah,” ungkapnya, pada Rabu (12/8/2026) malam
Setelah mengetahui hal tersebut, ia mencoba mendatangi tokonya dan mengungkapkan apa yang ia alami. Namun, ia merasa pelayanan karyawan store tersebut tidak memberikan layanan yang baik. “Saya berusaha negosiasi, namun gagal. Keduanya juga kesana lagi tapi belum memberikan hasil. Hingga saat itu saya balik pulang dan negosiasi lewat seluler sama bosnya, tapi juga belum ada hasilnya,” ujarnya.
Selain dugaan berbeda antara IMEI dosbox dan Hp yang ia beli, ia juga kecewa saat pembelian tidak diberikan nota resmi dari store Dewa Gadget. “Saya beli tanpa diberikan nota oleh karyawannya. Saya hanya membawa sebuah iPhone berdosbox serta kantong resmi dari store Dewa Gadget. Bahkan saat membeli iPhone tidak ada pemberitahuan perbedaan dosbox dengan hp. Saya juga saat itu tidak mengeceknya, karena menurut saya store Dewa Gadget barangnya dikenal bagus dan berkualitas juga ori,” terang David.
Meskipun sudah mencoba untuk komplain dan minta solusi, namun belum ada hasil atau solusi yang diberikan oleh ownernya. “Sampai saat ini belum ada titik temu. Saya merasa kecewa, karena misalnya iPhone itu saya jual tidak ada yang mau, karena dosbox berbeda dan pastinya orang lain berfikir negatif dengan barang itu. Jelas saya yang rugi sebagai konsumen disini,” pungkasnya.
Terpisah, Fais Riyadi selaku Owner Store Dewax Gadget Surabaya membenarkan adanya kesalahan dalam perbedaan nomor IMEI iPhone 13 256gb dengan Nomor IMEI yang di iPhone dengan Dosbox nya.
“Mungkin sama anak lapangan waktu ketika foto unit waktu mengembalikan tidak pas dan salah untuk naruk unitnya. Jadi gak apa-apa, ini mungkin karena salah karyawan saya tidak ngecek kembali ketika menjual. Tapi disini saya tetap bertanggung jawab dalam permasalahan ini dan sudah konfirmasi kpda pihak pembeli,” terangnya.
Dengan kejadian tersebut, pihaknya akan bertanggungjawab atas kesalahan dalam pelayanan. “Sekarang saya memutuskan jalan keluar dalam pertanggung jawaban, kami selaku owner dewa gadget dan bisa bapak sampaikan kepada pihak pembeli bahwa kalau mau di kembalikan uang gak apa-apa, saya kembalikan uang dengan harga yang di beli, atau mau tuker unit dengan type yang sama gak apa-apa juga,” katanya.
“Tapi kalau mau tuker type yang sama, mohon d tunggu karna kebetulan d toko masih kosong di type 13 256 tersebut, kalau sudah ready baru saya konfirmasi kembali. Ini sudah anggap kesalahan toko saya, semga masalah ini bisa d buat pelajaran dan perbaikan di berikutnya,” jelasnya.
Sementara, saat disinggung adanya dugaan kesengajaan atas bedanya Dosbox dan barang, pihaknya membantah. “Perihal dosbuk, karyawan saya bukan murni dalam kesengajaan, karna tidak tahu kalau imei itu berbeda ,” pungkasnya.(SL)




