PT IKPT Edukasi Technical Branding Perbedaan Orifice, Ultrasonic dan Coriolis Flowmeter

0
104
pt-ikpt-edukasi-technical-branding-perbedaan-orifice-ultrasonic-dan-coriolis-flowmeter
PT IKPT Edukasi Technical Branding Perbedaan Orifice, Ultrasonic dan Coriolis Flowmeter. (foto: PT. Instrumen Kontrol Presisi Teknologi).

Penulis oleh : Ari Tridianto, ST

NEWS TIMES – PT Instrumen Kontrol Presisi Teknologi (IKPT) terus memperkuat posisinya sebagai perusahaan terkemuka dalam bidang solusi instrumentasi dan kontrol industri.

Pada kesempatan ini, perusahaan tersebut memberikan edukasi Technical Branding yaitu, tentang perbedaan Orifice, Ultrasonic dan Coriolis Flowmeter.

Dalam sistem custody transfer oil & gas (seperti yang sering digunakan pada pekerjaan metering PT IKPT), tiga jenis flowmeter yang paling umum adalah Orifice Meter, Ultrasonic Flowmeter, dan Coriolis Flowmeter.

Perbedaannya terletak pada prinsip kerja, akurasi, biaya, dan aplikasi fluida.

1. Orifice Flowmeter
Prinsip kerja : Menggunakan pressure drop (ΔP) akibat penyempitan aliran pada orifice plate (berdasarkan persamaan Bernoulli).
Standar umum : American Gas Association (AGA Report No.3)

Kelebihan:
– Paling umum di oil & gas custody transfer gas
– Harga relatif murah
– Standardisasi sangat kuat

Kekurangan:
– Pressure loss permanen tinggi
– Akurasi dipengaruhi kondisi instalasi
– Perlu perawatan (plate bisa aus)

Aplikasi umum:
– Gas pipeline
– Refinery gas metering
– Fiscal metering tradisional

2. Ultrasonic Flowmeter

Prinsip kerja: Mengukur perbedaan waktu rambat gelombang ultrasonik (transit-time) antara arah aliran dan berlawanan arah aliran.

Kelebihan:
– Tidak ada pressure loss
– Akurasi tinggi (±0.5% atau lebih baik)
– Maintenance rendah
– Cocok untuk flow besar

Kekurangan:
– Harga lebih mahal dari orifice
– Sensitif terhadap profil aliran

Aplikasi umum:
– Custody transfer gas modern
– Pipeline transmission
– LNG gas measurement

3. Coriolis Flowmeter

Prinsip kerja: Mengukur mass flow langsung berdasarkan efek gaya Coriolis pada vibrating tube.

Kelebihan:
– Akurasi sangat tinggi (±0.1%)
– Tidak perlu kompensasi pressure & temperature
– Bisa ukur density langsung

Kekurangan:
– Harga paling mahal
– Tidak ekonomis untuk ukuran pipa besar (>12 inch)
– Pressure drop moderat

Aplikasi umum:
– Liquid custody transfer
– Fuel measurement
– Chemical dosing

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs web IKPT di https://www.ikpt-indonesia.com

Cek Berita dan Artikel yang lain di WhatsApp Channel & Google News

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here