
Penulis oleh : Ari Tridianto, ST.
NEWS TIMES — Factory Acceptance Test (FAT) pada Custody Metering System sebagai bagian dari proses quality assurance dalam implementasi custody transfer metering system, PT Instrumen Kontrol Presisi Teknologi (IKPT) menempatkan Factory Acceptance Test (FAT) sebagai tahapan kritikal sebelum sistem dikirim dan diinstalasi di site proyek.
Dalam industri minyak dan gas bumi, FAT bertujuan memastikan bahwa seluruh sistem metering telah memenuhi spesifikasi engineering serta standar internasional seperti American Gas Association (AGA), American Petroleum Institute (API), dan International Organization for Standardization (ISO).
Pengertian Factory Acceptance Test (FAT)
Factory Acceptance Test (FAT) adalah proses pengujian sistem yang dilakukan di workshop atau fasilitas fabrikasi sebelum peralatan dikirim ke lokasi instalasi.

FAT bertujuan untuk:
- Memastikan sistem bekerja sesuai desain engineering
- Memverifikasi integrasi instrument dan control system
- Mengurangi risiko kegagalan saat commissioning
- Memastikan compliance terhadap spesifikasi proyek pada sistem custody transfer, FAT menjadi tahap penting karena berkaitan langsung dengan akurasi measurement.
Pentingnya FAT dalam Custody Transfer
Dalam sistem custody transfer, kesalahan konfigurasi kecil pada tahap fabrikasi dapat berdampak pada:
- Error measurement
- Data calculation error
- Delay commissioning
Dengan adanya FAT, potensi masalah dapat diidentifikasi lebih awal sebelum instalasi di lapangan. FAT juga menjadi salah satu persyaratan utama dalam proyek energi skala besar termasuk proyek yang mengacu pada standar operasional perusahaan energi nasional seperti Pertamina.
Implementasi FAT oleh IKPT
Dalam setiap proyek metering system, IKPT menerapkan prosedur FAT berbasis engineering verification approach, yang meliputi:
- Pre-FAT internal inspection
- Client witness FAT
- Simulation test flow calculation
- Dokumentasi lengkap FAT report
Pendekatan ini bertujuan memastikan bahwa sistem metering siap untuk tahap Site Installation dan Commissioning.
Manfaat FAT dalam Proyek Metering System Penerapan FAT secara optimal memberikan beberapa manfaat utama:
- Mengurangi risiko rework di site
- Mempercepat proses commissioning
- Meningkatkan reliability sistem
- Menjamin akurasi custody transfer
Komitmen IKPT terhadap Quality Engineering
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang instrumentasi dan sistem metering oil & gas, IKPT terus meningkatkan standar quality melalui :
- Proses fabrikasi berbasis standar internasional
- Pengujian FAT terstruktur
- Integrasi automation system
- Peningkatan kompetensi engineering team
Melalui Technical Insight Series.
IKPT berkomitmen menghadirkan edukasi teknis yang mendukung peningkatan kualitas sistem pengukuran energi di Indonesia.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs web IKPT di https://www.ikpt-indonesia.com
Cek Berita dan Artikel yang lain di WhatsApp Channel & Google News



