
NEWS TIMES – Yayasan Pondok Pesantren Yatim Mahabbatur Rosul (MBR), Sidoarjo menggelar MATASBA (Masa Ta’aruf Santri Baru) selama dua hari, pada Sabtu dan Minggu tanggal 26 sampai 27 Juli 2025, yang bertempat di Villa Keluarga W, Kota Batu, Jawa Timur.
MATASBA atau sering disebut MTSB merupakan pirode perkenalan santri baru di lingkungan pesantren, dengan tujuan memperkenalkan lingkungan pesantren, sistem pendidikan, nilai pesantren dan membangun hubungan sosial dengan santri dan pengurus serta pembina.
Kegiatan ini, diikuti 59 santri yang terdiri 23 santriwati dan 36 santri putra. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, diantaranya Pembina I Ponpes MBR, Yulianto Kiswocahyono,SE.,SH.,BKP didampingi Reyhan Alrico Stewart (Rico) selaku putranya, beserta Wandoyo selaku Pembina II sekaligus pemilik Villa tersebut bersama keluarga dan Toni selaku Pembina III. Serta hadir Pengasuh Ustadz Sonhaji, dan Ustadzah Nurul juga pengurus lainnya.
Pada kesempatan ini, Yulianto mengatakan, bahwa pentingnya Masa ta’aruf bagi santri baru, karena membantu untuk beradaptasi dengan lingkungan pesantren yang baru.
“Kegiatan ini tentu sangat penting bagi para santri baru, tentu agar mudah beradaptasi tentang bagiamana kondisi dan situasi di pesantren yang akan disinggahi untuk menggali ilmu. Ini suatu kegiatan yang juga akan mempermudah mereka menjalankan kehidupan di fase berikutnya,”ujar Yulianto yang juga Pimpinan Kadin Jatim kepada Newstimes.id.

Sementara itu, Wandoyo selaku Pembina dan Pengusaha menuturkan Masa Ta’aruf Santri Baru adalah momen penting dalam kehidupan seorang santri. Dengan masa orientasi yang baik, santri baru diharapkan dapat beradaptasi dengan lingkungan pesantren, memahami nilai-nilai pesantren, dan menjalin hubungan sosial yang positif, sehingga dapat belajar dengan nyaman dan meraih kesuksesan.
“Masa ta’aruf menjadi bermanfaat dengan membangun hubungan sosial, karena pada kesempatan ini adalah ajang bagi santri baru untuk membangun hubungan sosial dengan sesama santri dan pengurus pesantren, serta nantinya mengurangi rasa kecemasan saat memasuki lingkungan baru. Saya harap semoga para santriwati dan santriwan semangat dan betah di pesantren Mahabbatur Rosul ini, “ungkap Wandoyo.
Writer: Malik/Newstimes.id
Cek Berita dan Artikel yang lain di WhatsApp Channel & Google News



