
NEWS TIMES – Harga minyak mentah dunia melonjak pada perdagangan hari ini, Kamis (5/3/2026). Minyak mentah jenis Brent melonjak 2 persen hingga menembus level US$83,07 per barel, dan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS menguat US$1,94 atau 2,6 persen ke level US$76,60 per barel.
Lonjakan ini, dipicu oleh lumpuhnya aktivitas di Selat Hormuz akibat eskalasi konflik antara Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel.
Ketua Komite Tetap Bidang Fiskal dan Moneter Kadin Jatim, Adv. Yulianto Kiswocahyono, SE., SH.,BKP menilai, lumpuhnya Selat Hormuz menjadi pukulan telak bagi pasar energi global mengingat wilayah ini merupakan jalur vital bagi sekitar 20% pasokan minyak dunia.
“Kita ketahui, penutupan jalur ini sebagai aksi balasan atas serangan militer gabungan AS-Israel. Jika blokade berlanjut, harga minyak berpotensi terbang ke level US$100 hingga US$120 per barel, yang akan memicu gelombang inflasi global,”ujar Yulianto juga Praktisi Ekonomi dan Perpajakan.

Lebih lanjut, Yulianto menuturkan, dampak bagi indonesia adalah bisa memicu pembekakan APBN, karena setiap kenaikan harga minyak sebesar US$1 per barel diperkirakan membebani anggaran hingga Rp500 miliar.
“Kenaikan biaya energi akan memicu efek domino pada kenaikan harga barang pokok dan jasa, yang pada akhirnya menurunkan daya beli masyarakat. Ketidakpastian global cenderung membuat investor beralih ke aset safe haven, yang berisiko menekan nilai tukar Rupiah,”tuturnya.
Sebagai negara pengimpor minyak (net importer), kenaikan harga di atas asumsi makro dapat membengkakkan anggaran subsidi energi. PT Pertamina (Persero) mencatat bahwa sekitar 19% impor minyak nasional bergantung pada jalur distribusi yang melewati Selat Hormuz.
Diberitakan, Pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC) mengklaim kendali penuh atas selat tersebut, melarang kapal tanker melintas demi alasan keamanan. Serangan juga dilaporkan berdampak pada kilang Ras Tanura milik Arab Saudi, yang memaksa penghentian operasi sementara. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di WhatsApp Channel & Google News



