
NEWS TIMES, Kota Malang – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang kembali menggelar Gerakan Pangan Murah yang di gelar di kantor Kecamatan Blimbing.
Pelaksanan, Gerakan Pangan Murah(GPM) ini sudah ke 3 kalinya di laksanakan, sebelumnya kegiatan tersebut telah di lakukan di beberapa titik kelurahan yaitu kelurahan cemorokandang dan kelurahan gading kasri .
Kegiatan GMP, yang di buka langsung oleh PJ walikota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM tersebut, di sambut antusias oleh warga setempat.
Gerakan Pangan Murah ini bentuk dari upaya pengendalian inflasi menjelang Hari raya idul Fitri 1445 H.
Pj Walikota Malang menjelaskan, menjelang lebaran ini harga bahan pokok cenderung naik namun masih bisa terkendali di bandingkan Minggu kemarin sebab ada intervensi dan subsidi dari pemerintah agar harga bisa turun untuk memudahkan akses dan keterjangkauan masyarakat untuk membeli bahan pokok dengan harga lebih murah, terang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM ketika di tanya awak media.
” Memang menjelang lebaran ini harga bahan pokok cenderung naik namun masih bisa dikendalikan melalui intervensi dan subsidi dari pemerintah agar harga bisa turun ” jelasnya pada Kamis (4/4/2024).
Lanjut Wahyu, dengan adanya gerakan pangan murah ini masyarakat di himbau harus lebih cermat untuk membeli bahan pokok sebab meskipun di hipermarket atau di pasar sudah murah namun dengan adanya gerakan pangan murah ini justru masih lebih murah di bandingkan dengan harga bahan pokok di hipermarket dan pasar.
“Kami sudah keliling ke hipermarket dan pasar untuk harga bahan pokok memang sudah murah namun dengan adanya gerakan pangan murah ini harga bahan pokok lebih murah” terangnya.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang. Slamet Husnan menjelaskan, untuk gerakan pangan murah selanjutnya, pihaknya masih koordinasi dengan jajaran pemerintah kota Malang dan kegiatan ini hampir sama dengan Warung Tekan Inflasi (WTI) yang akan di gelar di beberapa pasar dan di 57 kelurahan, untuk di setiap kelurahan akan bekerja sama dengan warga yang mempunyai kios-kios atau warung Pracangan.
” Dalam kegiatan pangan murah ini kami akan gelar di beberapa pasar dan di 57 kelurahan dan setiap kelurahan akan di ajak bekerja sama dengan warga yang kebetulan sudah mempunyai kios atau warung Pracangan dan akan kami support dan kembangkan” tutupnya. (fan/Fb/Newstimes.id)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



