MalangRaya, Newstimes- Beberapa kawasan potensi yang ada di Kabupaten Malang, seperti perkebunan dan holtikultura yang sangat layak, bisa di kembangkan dan berfungsi sebagai kesejahteraan bagi masyarakat yang ada di Kabupaten Malang.
Hal itu bisa di lihat, dari salah satu potensi yang menarik untuk di kembangkan, potensi itu adalah buah melon yang banyak tersebar pada sejumlah Kecamatan Kabupaten Malang.
Salah satu lokasi budidaya melon berjenis Chimoy, di lakukan oleh pondok pesantren Al Huda tepatnya di Desa Patokpicis, Kecamatan Wajak tersebut, mengembangkan melon secara hidroponik binaan dari Pemerintah Kabupaten Malang.
Inovator tanaman buah melon mengungkapkan, bahwa buah melon hidroponik ini, di kembangkan di dalam green house. Buah melon yang mirip dengan yang ada di negara Korea berbentuk seperti pepaya, memiliki harga fantastik mencari Rp 30 ribu, “terang Untung Pengelola Buah melon”.
“Buah melon hidroponik dikembangkan di dalam green house. Melon Korea yang mirip pepaya ini dipasarkan ke luar negeri dengan harga fantastis mencapai Rp 30 ribu per kilogram”, ucapnya pada Senin ( 5/1/2024).
Lokasi budidaya lain juga ada di Dusun Ngrendeng, Desa Sumberoto Kecamatan Donomulyo yakni Melon Sakata yang dipasarkan dengan harga mencapai Rp 25 ribu per kilogram.
Untung, menambahkan pihaknya merasa senang mendapat apresiasi langsung dari berbagai pihak termasuk Pemkab Malang.
“Kami senang mendapatkan apreasiasi dari Pemkab Malang atas budidaya melon ini. Ke depan diharapkan, Pemkab Malang melalui Dinas Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan mengembangkan dengan teknologi dan konsep tanam yang sama, yang akan diujicobakan ke beberapa lokasi,” tutupnya.(fan)




