Jampidsus Febrie Adriansyah Muncul di Pubik Beri Klarifikasi Isu Penggeledahan Rumah Sentul

0
11
jampidsus-febrie-adriansyah-muncul-di-pubik-beri-klarifikasi-isu-penggeledahan-rumah-sentul
Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah saat konferensi Pers di Jakarta Jumat (10/7/2026). (foto: ist)

NEWS TIMES – Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, akhirnya buka suara memberikan klarifikasi resmi dalam konferensi pers di Gedung Kejaksaan Agung RI, Jakarta, pada Jumat (10/7/2026). Keterangan ini disampaikan guna merespons spekulasi publik dan pemberitaan media terkait rangkaian penggeledahan yang dilakukan oleh tim gabungan kepolisian di sejumlah lokasi baru-baru ini.

Dalam pernyataannya, Febrie secara tegas mengklarifikasi sejumlah poin krusial, mulai dari kepemilikan aset di sebuah rumah di Kawasan Sentul, Kabupaten Bogor, tuduhan keterlibatan bisnis, hingga isu pengunduran diri yang sempat beredar luas di media sosial.

“Terkait penggeledahan rumah mewah di kawasan Golf Hijau, Sentul City, Kabupaten Bogor, oleh Kortastipidkor Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Bahwa benar, properti tersebut adalah milik saya,” ungkapnya di Jakarta, Jumat (10/7/2026).

Lebih lanjut, Febri menjelaskan, property tersebut telah dibeli sejak lama. Tetapi mengenai isu penemuan brankas berisi uang asing dan emas batangan puluhan kilogram di dalam rumah tersebut, bahwa seluruh aktivitas maupun dana yang ada di lokasi memiliki pemilik dan peruntukan yang jelas.

“Saya pastikan seluruh aset tersebut dapat dipertanggung jawabkan secara hukum, “terangnya.

Terkait isu keterlibatan bisnis Kafe (Cafe de’CLAN) di Cipete, Jakarta Selatan, Febrie membantah keras. Meski sebelumnya disebut-sebut memiliki keterkaitan dalam bisnis tersebut dengan dirinya.

“Kami tegaskan bahwa institusi Kejaksaan maupun saya secara pribadi sama sekali tidak memiliki hubungan atau keterlibatan dengan bisnis kafe tersebut,” tegasnya kepada wartawan.

Sementara itu, Febri menampik isu miring mengenai adanya pengunduran dari jabatan Jampidsus. Ia menyatakan bahwa dirinya masih aktif bertugas dan menerima arahan dari pimpinan Kejaksaan Agung.

“Saya masih pagi tadi menerima perintah-perintah untuk segera menyelesaikan pemberkasan penanganan perkara yang memang waktunya singkat, yang terbatas di waktu penahanan. fokus utama Gedung Bundar saat ini adalah mempercepat penyelesaian kasus-kasus korupsi skala besar demi menyukseskan program prioritas nasional di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto, “pungkasnya. (Rez/Red)


Cek Berita dan Artikel yang lain di WhatsApp Channel & Google News

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here