Pembangunan Perumahan Green Pakal Sumberan Diduga Tak Berijin, Ini Kata Lurah 

0
119
pembangunan-perumahan-green-pakal-sumberan-diduga-tak-berijin-ini-kata-lurah
Proses Pembangunan Perumahan Green Pakal Sumberan, Surabaya (foto: SL/Newstimes.id)

NEWS TIMES – Lurah Pakal, kecamatan Pakal Surabaya Bayu Witcaksono, S.E., M.M mengaku belum pernah melihat fisik surat perijinan pembangunan puluhan unit perumahan di Green Pakal Sumberan (GPS).

Hal itu diungkapkan langsung oleh lurah Bayu bahwa selain tidak mengetahui tentang adanya sosialisasi tanah kavling yang dibangun perumahan di GPS ke warga sekitar. Pihaknya juga belum pernah melihat fisik surat perijinannya seperti Sertifikat Hak Milik (SHM) atau Hak Guna Bangunan (HGB), Izin Mendirikan Bangunan (IMB) atau Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), Akta Jual Beli (AJB) tanah kavling, dan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang Pajak Bumi dan Bangunan (SPPT PBB). “Saya Belum pernah melihat surat-surat perijinannya. Itu kewenangannya kota,” dalihnya, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, pada Jumat (20/2/2026) siang.

Sementara, terkait sosialisasi ke warga sekitar, adanya kegiatan pembangunan perumahan GPS sejak tahun 2025 hingga saat ini sosialisasi ke warga belum dilaksanakan.

Anehnya, Lurah Bayu mengaku baru kali ini mendapatkan informasi tentang tidak adanya sosialisasi kepada warga sekitar, atas pembangunan perumahan GPS. Namun pihaknya mengaku tahu lokasi detailnya.

“Kalau untuk sosialisasi kita kan gak tahu. Apakah pengembang sosialisasi kepada RT dan RW nya. Atau lingkungan yang disitu. Selama ini memang belum dari saya. Kalau untuk lokasinya tahu saya. Itukan ada dua wilayah RW 01 dan RW 06. Sisi Barat ikut RW 06 dan sisi timur ikut RW 01,” ungkap Bayu,

Bayu juga menjelaskan akses perumahan GPS masih memanfaatkan jalan Pakal Sumberan IV, bahwa jalan itu untuk akses mobil keluar masuk perumahan yang hanya lebar cukup satu mobil saja. “Jalannya masih akses jalan tembusan itu di jalan Pakal Sumberan IV (empat),” jelasnya.

Terpisah, Camat Pakal Surabaya, saat di konfirmasi terkait berlangsungnya pembangunan perumahan GPS hingga saat ini. Pihaknya enggan menanggapinya. “Saya lagi rapat pak,” singkatnya melalui chat whatsappnya.

Pada sebelumnya, kegiatan pembangunan perumahan Green Pakal Sumberan atau GPS dikeluhkan warga sekitar, bahwa selama ini tidak ada sosialisasi terhadap warga atau melibatkan warga sekitar dalam pembangunan perumahan tersebut. “Hingga saat ini belum ada sosialisasi pak. Itu sudah pembangunan gelombang kedua. Per gelombangnya ada 40 unit rumah, sekarang proses gelombang kedua,” ujar seorang warga, saat ditemui di sekitar lokasi perumahan, pada Rabu (18/2/2026) siang.

Ia pun juga menyayangkan pihak pengelolah tidak pernah hadir bersosialisasi tentang adanya mobil yang riwa-riwi membawa bahan material bangunan melalui akses jalan pemukiman padat penduduk. “Pelaksanaan pembangunan mulai tahun 2025 lalu. Hingga saat ini pengelolah tidak ada sosialisasi sedikit pun terhadap warga sekitar. Bahkan mobil yang membawa material melewati akses jalan pemukiman warga,” pungkasnya

Terpisah, Mundir selaku Ketua RT 4, RW 6 Pakal juga membenarkan bahwa pembangunan perumahan tidak ada sosialisasi sebelumnya dari pihak pengelolah  tersebut. “Kalau di tempat saya belum,” ujarnya, saat dikonfirmasi, pada Kamis (19/2/2026) siang.

Atas keluhan warga terkait pembangunan perumahan tersebut. Agus selaku Pihak pengelolah perumahan Green Pakal Sumberan membenarkan bahwa dirinya sebagai pengelolahnya. “Iya benar pak, Silahkan datang ke kantor kami,” singkatnya, saat dikonfirmasi melalui chat whatsappnya, pada Kamis (19/2/2026) malam. (SL)

Cek Berita dan Artikel yang lain di WhatsApp Channel & Google News

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here