Pihak RSI Surabaya Mengklarifikasi Terkait Motor Hilang di Area Parkir

0
279
pihak-rsi-surabaya-mengklarifikasi-terkait-motor-hilang-di-area-parkir
Muhammad Yusuf Fahmi, selaku pemilik lahan parkir area RSI Ahmad Yani, Surabaya saat ditemui wartawan. Pada Senin (2/12/2024). (Foto: Amri/ Newstimes.id)

NEWS TIMES – Pihak Rumah Sakit Islam (RSI) Jalan Ahmad Yani, Surabaya angkat bicara terkait hilangnya motor milik salah satu keluarga pasien di parkiran sekitar areanya, pada Minggu (24/11/2024) pagi.

Kepala Bagian (Kabag) Perencanaan dan pengembangan RSI Surabaya, Budi Setianto, ST, M.Kes, saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa parkiran dikelola oleh Pondok Pesantren (Ponpes) Putri di sebelah RSI.

“Pengelola parkir, pondok putri dan kita sewa tempat parkir itu ke pondok putri,” singkat Budi, saat dikonfirmasi melalui pesan whatsappnya, pada Senin (2/12/2024).

Terpisah, Moch Yusuf Fahmi yang mengaku sebagai pemilik lahan area RSI membenarkan, bahwa parkiran tersebut tidak ada hubungannya dengan RSI Surabaya. Namun pihaknya juga tidak membenarkan bahwa RSI sewa lahan parkir ke pondok.

“Parkiran tidak ada hubungannya dengan RSI Surabaya. Dan RSI tidak sewa lahan parkir, hanya pengelolanya pihak pondok putri,” ujar Fahmi mengaku sebagai pemilik lahan area Rumah Sakit Islam (RSI), saat ditemui awak media di kantor Ponpes Putri Surabaya.

Fahmi menyayangkan bahwa terkait motor hilang, menyangkut nama RSI Surabaya. Pihaknya juga sudah berniat bertanggungjawab atas kejadian tersebut.

“Saya Fahmi, Putra dari pemilik lahan tanah RSI dan Pondok juga Khodijah. Ibu saya penerus mbah saya. RSI pun kalau bangun harus ijin ibu saya, ibu saya yang pegang sertifikat. Terkait motor hilang kita bertanggungjawab bukan lepas kayak gini. Saya sudah berusaha kontak Marcel, saya ganti. Karena BPKB nya itu di FIF jadi yang jelas masih pengajukan dulu. Ini uangnya Rp 5 juta saya ganti dulu, kalau FIF nanti ada pihak asuransinya yang akan urus kehilangan. Kalau gak ada BPKB masak kita suruh ganti. Marcel minta ganti rugi Rp 18 juta,” tambahnya.

Menurut Fahmi, bahwa selama ini sudah ada mediasi yang sudah dijalankan. “Mediasi sudah saya jalankan komunikasi lewat telpon. Saya juga sudah nawarkan minta rekening. Saya juga nunggu proses penyidik dari pihak kepolisian,” terangnya.

Lanjut Fahmi memerintahkan kepada petugas parkir untuk melakukan pemeriksaan ketat, agar tidak kembali kebobolan.

“Sistem kita aman, karena kemarin itu kita pemeriksaan STNK. Motor yang tidak membawa STNK gak boleh masuk, dan saat ini kita periksa plat nomor sama warna motor. Kemarin itu gara-gara plat nomor di ganti, itu ada motor yang gak bisa keluar karena gak bawa STNK,” bebernya.

Terkait pemberitaan, Fahmi menganggap Marcel melakukan dugaan pencemaran nama baik. Pihaknya juga menyarankan supaya Marcel minta maaf.

“Dia salah sasaran, minta maaf saja takut di khawatirkan ada tuntutan balik. Tolong disampaikan itu pencemaran nama baik. Karena kita sudah berusaha dan melalui proses prosedural,” pungkasnya.

Sementara atas tuduhan dugaan pencemaran nama baik, Marcel selaku korban Pencurian motor di area RSI Surabaya, di jalan Ahmad Yani, Wonokromo, merasa heran.

“Beliau WA saya katanya tidak usah melibatkan direksi maupun RSI, katanya dari pada nanti mala berbalik. Saya kan korban, kok mala diancam. Saya bicara sesuai fakta memang motor saya hilang di area RSI. Tiket parkirnya juga jelas tulisannya RSI Surabaya,” pungkas Marcel.

Untuk diketahui, kehilangan motor di area parkir RSI Surabaya, jalan Ahmad Yani, Wonokromo Surabaya di alami oleh pria bernama Marcel (24) dari keluarga pasien RSI Surabaya. Bahwa motornya Honda Beat silver tahun 2022, dengan Nopol L 2389 CAG digondol maling, saat berada di area parkiran RSI Surabaya.

Saat itu Marcel mengetahui motornya hilang, pada Minggu (24/11/2024) sekitar pukul 05.30 Wib (pagi), yang pada sebelumnya dirinya masuk parkiran RSI pada Sabtu (23/11/2024) sekitar pukul 19.47 Wib (malam). Saat itu korban menjaga adiknya yang lagi opname baru operasi.

Reporter : Amri/ Newstimes.id

Cek Berita dan Artikel yang lain di WhatsApp Channel & Google News

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here