MalangRaya, Newstimes- Jelang bukan suci Ramadhan tahun 2024, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Malang, melalui Satuan Tugas (Satgas) pangan, tengah gencar melakukan pengecekan, tentang ketersediaan bahan pangan yang ada di pasar, khususnya di sejumlah pasar di Kabupaten Malang.
Tim Satgas Pangan bersama Dinas Ketahan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Malang, berserta Bulog. Melakukan pengecekan, bahan pokok yang ada di pasaran, khususnya di wilayah Kepanjen pada Senin( 4/3). Kegiatan tersebut di lakukan dalam strategi pencegahan, dan pengendalian harga stabilitas, yang ada di pasar.
Kasubsipenmas Humas Polres Malang ketika di wawancarai menyatakan, tujuan dari pemeriksaan ini adalah untuk mengetahui, ketersediaan bahan pokok, fluktuasi harga, serta mengidentifikasi, kendala yang di hadapi oleh pedagang dan pembeli, ujar Ipda Dicka Ermantara, pada Selasa (5/3/2024).
Dari hasil pengecekan yang sudah di lakukan, di ketahui, stok bahan pangan pada wilayah Kabupaten Malang, untuk saat ini berada dalam keadaan aman dan cukup sampai nanti datangnya Hari Raya Idul Fitri.
“Beberapa bahan pokok, seperti beras dan bahan pokok lainnya, bahkan telah mengalami penurunan harga,” terangnya.
Dicka menambahkan, dari hasil pengecekan di pasar tradisional dan pertokoan kawasan Kepanjen, diketahui bahwa ketersediaan bahan pokok terpenuhi dan berada dalam batas aman. Stok bahan pokok seperti beras, minyak, dan daging masih mencukupi.
Hasil pemantauan di Pasar Kepanjen menunjukkan bahwa stok bahan pokok seperti beras, minyak, dan daging masih dalam batas aman. Harga beras medium berkisar antara Rp 14.500 per kilogram, sementara beras premium mencapai Rp 16.000 per kilogram.
Bahan pokok lain seperti gula pasir mengalami fluktuasi dengan harga Rp 16.000 per kilogram, minyak seharga Rp. 15.000 per liter, Daging Sapi Rp. 115.000 per Kg, sementara Daging Ayam Rp. 36.000,- per kilogram.
“Selain pengecekan ketersediaan bahan pokok, Satgas Pangan Polres Malang juga melakukan pemantauan terhadap distribusi bahan pokok. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi gangguan ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadhan,” urainya.
Beliau menghimbau kepada masyarakat, terutama warga Kabupaten Malang, untuk tetap tenang dan tidak perlu panik terkait ketersediaan stok bahan pokok. Polres Malang memastikan bahwa stok bahan pokok di daerah tersebut masih cukup banyak dan terjamin.
Satgas Pangan Polres Malang telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk distributor dan pedagang, guna memastikan ketersediaan stok bahan pokok menjelang Ramadhan.
“Kami melalui satgas pangan akan melakukan tindakan tegas sesuai hukum jika menemukan hal-hal yang dapat mengganggu ketersediaan pangan,” tutupnya. (fan)




