Purbaya Prediksi IHSG Tembus 10.000 di Tahun 2026, Ini Kata Praktisi Pajak

0
140
purbaya-prediksi-ihsg-tembus-10-000-di-tahun-2026-ini-kata-praktisi-pajak
Ketua Komite Tetap Bidang Fiskal dan Moneter Kadin Jatim, Yulianto Kiswocahyono.,SE., SH., BKP

NEWS TIMES – Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan optimisme tinggi terhadap performa pasar modal nasional dengan memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menembus level psikologis 10.000 di tahun 2026.

“Sementara sepanjang tahun 2025, IHSG telah 24 kali pecah rekor atau all time high hingga akhirnya ditutup pada level 8.646,94,” ujar Menkeu Purbaya, Jumat (2/1/2026)

Lebih lanjut, Menkeu Purbaya memprediksi poin utama meyakini level 10.000 adalah target realistis untuk dicapai pada akhir 2026, meskipun realisasi IHSG pada akhir 2025 (ditutup di level 8.646,94) sempat meleset dari prediksi sebelumnya yang mengharapkan angka 9.000.

“Optimisme ini didasarkan pada perbaikan fundamental ekonomi nasional yang diproyeksikan tumbuh hingga 6% pada 2026, serta arah kebijakan ekonomi yang lebih sinkron antara fiskal dan moneter,” ungkapnya

Purbaya menekankan, bahwa perkembangan pasar modal akan mengikuti pertumbuhan skala perusahaan (size of company) di Indonesia yang semakin solid.

“Hingga sesi pagi 2 Januari 2026, IHSG terpantau berada di kisaran 8.701, menunjukkan tren penguatan berkelanjutan setelah mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa sebanyak 24 kali sepanjang tahun 2025,”tuturnya.

Disisi lain, Ketua Komite Tetap Bidang Fiskal dan Moneter Kadin Jatim, Yulianto Kiswocahyono.,SE., SH., BKP menilai, optimisme Menkeu didukung oleh tren makroekonomi yang menguntungkan.

“Penguatan IHSG di penghujung 2025 (yang ditutup pada level 8.646,94) didorong oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga, baik secara global maupun domestik. Hal ini meningkatkan risk appetite investor untuk masuk kembali ke aset negara berkembang seperti Indonesia,”kata Yulianto Praktisi Perpajakan.

Yulianto menambahkan, pernyataan Menkeu bahwa sinkronisasi kebijakan antara pemerintah dan otoritas terkait (seperti BI dan OJK) adalah kunci utama.

“Kami menekankan bahwa stabilitas politik dan keberlanjutan reformasi struktural akan menjadi fondasi bagi kepercayaan investor asing untuk terus melakukan inflow masif ke pasar saham Indonesia,” ucapnya.

Meskipun optimistis, Yulianto mengingatkan adanya beberapa tantangan yang perlu diwaspadai sepanjang tahun 2026.

“Seiring dinamika geopolitik yang memicu Konflik global yang masih berlangsung dapat memicu fluktuasi harga komoditas dan energi. Pertumbuhan laba bersih perusahaan berkapitalisasi besar (big cap) harus tetap solid untuk menopang kenaikan level indeks secara organik. Konsistensi aliran modal masuk (foreign inflow) sangat bergantung pada daya saing ekonomi domestik dibandingkan negara tetangga,”pungkasnya.

Sebagai informasi, pada sesi pembukaan perdagangan 2 Januari 2026, IHSG menunjukkan tren positif dengan menguat ke level 8.705,48, naik sekitar 0,39% dari penutupan tahun sebelumnya.

Writer: Malik/Newstimes.id

Cek Berita dan Artikel yang lain di WhatsApp Channel & Google News

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here