
NEWS TIMES – Program Magister (S2) Ilmu Hukum, Universitas Mpu Tantular Jakarta menggelar kuliah luring atau offline dengan mata kuliah Politik Hukum yang bertempat di Telaga Seafood, Cibubur, Kota Depok. Selasa (6/1/2025) malam.
Kegiatan akademik tersebut berada di bawah pengampuan Dr. Panti Silaban, S.Kom., S.H., M.H. adalah seorang praktisi hukum (pengacara) dan politisi.
Dr. Panti seorang akademik yang juga baru saja meraih gelar Doktor Ilmu Hukum dari, Universitas Kristen Indonesia (UKI) pada tahun 2023, dengan disertasi tentang regulasi organisasi kemasyarakatan.
Tentunya Dr. Panti menambah gelar sarjana (S.Kom. & S.H.) dan magister (M.H.) yang sudah dimilikinya, serta dikenal aktif di berbagai kegiatan hukum dan pendidikan, seperti pelatihan di Mahkamah Konstitusi.
Pada kesempatan ini, dihadiri 70 mahasiswa magister (S2). Salah satunya Advokat Yulianto Kiswocahyono, S.E., S.H., BKP, yang merupakan seorang Konsultan Pajak, sekaligus Ketua Komite Tetap Bidang Fiskal dan Moneter Kadin Jawa Timur.
Selain itu, Yulianto juga aktif banyak memberikan solusi, konsultasi dan hasil analisa tentang kondisi ekonomi dan perpajakan di sejumlah media di Indonesia.
Perkuliahan dimulai pukul 19.00 WIB, dan proses pembelajaran berjalan lancar. Pemilihan lokasi kuliah outdoor, untuk menciptakan suasana belajar yang komunikatif dan dialogis dengan tetap menjaga substansi akademik. Karena dikemas dalam diskusi interaktif, disertai santai makam malam bersama.

Yulianto yang juga salah satu mahasiswa tersebut mengatakan, agenda utama perkuliahan membahas Politik Hukum, khususnya relasi antara hukum, kekuasaan, dan kebijakan publik dalam praktik ketatanegaraan.
“Alhamdulillah diskusi berlangsung aktif dan diikuti dengan antusias oleh mahasiswa Program Magister Ilmu Hukum Universitas MPU Tantular, “ujar Yulianto.
Lebih lanjut, kata Yulianto mata kuliah Politik Hukum memiliki peran fundamental dalam membentuk cara berpikir mahasiswa magister hukum.
“Pemahaman terhadap Politik Hukum penting agar mahasiswa tidak memandang hukum semata sebagai norma tertulis, melainkan sebagai produk kebijakan yang lahir dari dinamika kekuasaan, kepentingan publik, serta proses politik dalam penyelenggaraan negara,”tuturnya.
Menurut Yulianto, pendekatan pembelajaran yang dialogis dan interaktif seperti yang diterapkan dalam perkuliahan ini, menjadi nilai tambah dalam pendidikan hukum. Model tersebut memungkinkan terjadinya pertukaran gagasan antara dosen dan mahasiswa, sekaligus menghubungkan teori hukum dengan realitas praktik.
“Melalui Politik Hukum, mahasiswa diajak untuk memahami bahwa hukum selalu beririsan dengan kebijakan negara dan kepentingan masyarakat. Pendekatan diskusi yang terbuka akan memperkaya perspektif akademik sekaligus meningkatkan sensitivitas mahasiswa terhadap persoalan hukum dalam praktik,” ujarnya.
Di sela rangkaian kegiatan tersebut, Yulianto perwakilan mahasiswa menyerahkan Cinderamata Penghargaan kepada Dr. Panti Silaban, S.Kom., S.H., M.H. sebagai bentuk ucapan terima kasih dan apresiasi atas dedikasi serta kontribusi beliau dalam pengampu mata kuliah Politik Hukum.
Sementara itu, Dosen Pengampu Mata Kuliah Politik Hukum Program Magister (S2) Ilmu Hukum Universitas MPU Tantular, Dr. Panti Silaban, S.Kom., S.H., M.H. mengucapkan apresiasi dan terima kasih kepada mahasiswa Program Magister Ilmu Hukum Universitas MPU Tantular atas partisipasi, kebersamaan, serta penghargaan yang diberikan dalam rangkaian perkuliahan Politik Hukum tersebut.
“Kegiatan perkuliahan luring ini tidak hanya bermakna sebagai proses akademik, tetapi juga sebagai ruang membangun relasi intelektual antara dosen dan mahasiswa. Pembelajaran Politik Hukum idealnya tidak berhenti pada penyampaian materi, melainkan mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis, reflektif, dan bertanggung jawab dalam memahami relasi antara hukum, kekuasaan, dan kebijakan publik, “ucap Dr. Panti Silaban.
Ia juga menekankan bahwa, suasana pembelajaran yang cair dan komunikatif dapat menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan etika keilmuan serta budaya akademik yang sehat.
“Saya mengucapkan terima kasih atas kebersamaan dan apresiasi yang diberikan oleh mahasiswa Magister Ilmu Hukum angkatan 2025. Perkuliahan ini saya maknai sebagai proses bertumbuh bersama dalam keilmuan hukum, bukan sekadar penyampaian materi. Saya berharap materi Politik Hukum yang telah dibahas dapat menjadi fondasi berpikir yang kuat bagi mahasiswa, baik dalam pengembangan akademik lanjutan maupun dalam menjalankan peran profesional di bidang hukum di masa mendatang, “pungkasnya.
Writer: Reza/Jakarta
Cek Berita dan Artikel yang lain di WhatsApp Channel & Google News



