NewsTimes, Sidoarjo : Calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 3 Mahfud MD menyebut Indonesia bakal menjadi negara berkemajuan manakala keislaman dan ke-indonesiaan menyatu seperti yang disampaikan KH. Said Aqil Siradj.
Pernyataan itu disampaikan Mahfud MD disela acara Sholawat Persatuan Indonesia dalam memperingati maulid nabi Muhammad Saw di parkir Timur GOR Sidoarjo, Sabtu (2/12) malam tadi.
Mahfud mengatakan kehadirannya dalam forum sholawat itu dianggap perlu untuk menyejukkan hati dan pikiran untuk membangun Indonesia. Mengingat sosoknya saat ini ialah salah satu kandidat Cawapres.
“Kebetulan saya adalah salah satu Cawapres, saya ingin menegaskan satu hal bahwa Indonesia ini akan maju manakala keislaman dan ke-indonesiaan kita itu menyatu,” kata Mahfud.
Menurutnya, masyarakat perlu keislaman untuk keindonesiaan agar menyatu. Sesuai dengan salah satu program yang ia sampaikan yang resmi menjadi perjuangan pasangan Ganjar-Mahfud yakni, memperhatikan kesejahteraan guru ngaji guru agama dan marbot masjid.
“Mereka ini yang mendidik masyarakat untuk membangun keamanan dan kedamaian di negeri ini. Mereka yang turut mencetak kader bangsa agar Indonesia ini menjadi negara yang kokoh dengan keagamaan itulah yang disebut nasionalisme religius,” tutur Mahfud.
Dia juga menegaskan bakal mengenalkan nilai keislaman Indonesia yang damai ke luar negeri melalui diplomasi-diplomasi. Untuk itu Mahfud menyebut perlu adanya orang-orang yang kompeten di bidang itu sebagai anak panah untuk menunjukkan Indonesia ialah negera Islam terbesar namun menjunjung tinggi nilai-nilai kedamaian.
“Untuk itu perlu adanya utusan-utusan khusus untuk mengkampanyekan Islam di dunia internasional sehingga Indonesia nantinya dikenal sebagai laboratorium pluralisme di dalam bernegara,” tutupnya mengakhiri.




