NEWS TIMES – Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, penyebaran informasi yang akurat menjadi tantangan bagi lembaga penyiaran. Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono mendorong Radio Republik Indonesia (RRI) memperluas penyampaian informasi mengenai program dan capaian pemerintah agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh.
“Prestasi daripada pemerintah ini harus lebih banyak diinformasikan kepada publik. Kita tidak boleh kalah dengan berita-berita hoaks yang lebih banyak mendiskreditkan pemerintah,” kata Bambang Haryo saat mengunjungi RRI Surabaya, Jawa Timur, Senin (26/10/2026).
Menurut Bambang Haryo, informasi mengenai program dan capaian pemerintah perlu disampaikan secara luas dan berkelanjutan. Ia berharap RRI dapat menjadi penghubung informasi kepada masyarakat sekaligus menghadirkan edukasi yang positif, akurat, dan bermanfaat bagi publik.
Ia juga menyoroti derasnya arus informasi di media sosial yang berpotensi membuat masyarakat menerima kabar tanpa mengetahui kebenarannya. Karena itu, penyampaian informasi yang faktual dan berimbang dinilai penting agar masyarakat dapat memahami berbagai isu secara lebih utuh.
Selain persoalan informasi, Bambang Haryo turut menyinggung pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ia mendorong perawatan kawasan hutan serta penguatan langkah mitigasi, terutama menjelang dan selama musim kemarau, agar risiko kebakaran dapat ditekan dan kejadian serupa tidak terulang pada tahun mendatang.
Sementara itu, Kepala LPP RRI Surabaya Unggul Supriyadi mengatakan, derasnya arus informasi di media sosial menjadi tantangan bagi lembaga penyiaran dalam menjangkau masyarakat. RRI, menurut dia, perlu terus menjaga kualitas informasi agar tetap akurat dan sesuai fakta di tengah persaingan dengan berbagai platform digital.
“RRI bersama media lainnya perlu memperkuat penyebaran informasi yang benar dan sesuai fakta, sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang akurat di tengah derasnya arus informasi digital,” ujar Unggul Supriyadi.
Melalui penguatan informasi yang akurat dan edukatif, lembaga penyiaran diharapkan dapat membantu masyarakat memilah informasi sekaligus mencegah penyebaran kabar yang tidak sesuai fakta.




