NEWS TIMES, Malang Raya – Sebanyak 108 orang korban meninggal anggota KPPS yang tercatat, terkait adanya hal tersebut, perlu di lakukan evaluasi dan edukasi, tentang tips pemulihan kesehatan petugas pasca pesta demokrasi tersebut.
Sekertaris Dinas Kesehatan Kota Malang menjelaskan, perlu adanya evaluasi karena, banyak korban meningal, usai pesta demokrasi, hal yang paling penting, adalah tentang adanya edukasi, dalam pengembalian kesehatan dan vitalitas, agar para anggota KPPS, bisa kembali sehat, “jelas dr Umar Usman MM”, ketika di temui di ruangan nya.
“Perlu dilakukan evaluasi karena banyak yang meninggal. Satu hal penting lain adalah edukasi untuk mengembalikan kesehatan dan vitalitas agar mereka kembali sehat dan bisa beraktivitas seperti sediakala sehari-harinya”, ucapnya pada Selasa (27/2/2024).
Pria yang akrab di sapa Dr. Umar jebolan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, mengungkapkan, untuk evaluasi. Perlunya di lakukan mitigasi kesehatan, yang lebih awal bagi para petugas pemilu, termasuk dengan cara skrining Kesehatan.
“Untuk mengimbangi beban kerja yang tinggi, penting untuk mengadopsi langkah-langkah mitigasi kesehatan yang lebih awal bagi petugas Pemilu, termasuk skrining kesehatan,” tuturnya.
Selain pemberian santunan, penting untuk diketahui edukasi tips pemulihan kesehatan bagi petugas pemilu agar tidak mengalami Sindrom Myalgic Encephalomyelitis yang merupakan dampak dari stres, gangguan psikologis, dan infeksi virus.
Dampak gejala Sindrom tersebut meliputi lelah sepanjang waktu, sulit beraktivitas sepanjang hari, merasa lelah walaupun sudah beristirahat dan tidur, mengalami gangguan tidur seperti sering terbangun di malam hari, bermasalah dalam pikiran, memori, dan konsentrasi, nyeri otot atau sendi, merasa pusing, dan detak jantung tidak beraturan.
“Untuk menghindari kelelahan kronis, dapat mengatasinya dengan 7 cara. Tiga tips tergolong kategori asupan yang harus dijaga. Dan 4 tips seputar perilaku atau kegiatan sehari-hari,” terang pria yang juga Wakil Ketua PC NU Kabupaten Malang ini.
Pertama, mengonsumsi makanan sehat karena dengan pola makan sehat meningkatkan jumlah energi dalam tubuh, yaitu mengonsumsi buah, sayuran, makanan gandum utuh, produk susu rendah lemak, dan daging tanpa lemak dan menghindari makanan tinggi lemak, tinggi gula, dan tinggi garam.
Melakukan olahraga teratur, mengurai kelelahan sehingga memiliki energi untuk beraktivitas, semisal berjalan kaki selama 15 menit, bisa memberi tambahan energi.
Minum air putih secara rutin menghindari dehidrasi, dan meningkatkan energi secara efektif.
Mengatur jam tidur dianjurkan tidur siang 10 menit untuk mengembalikan fokus dan meningkatkan kinerja.
Mengelola pikiran dengan membuang pikiran negatif agak tidak stres yang kemudian membuat tubuh lelah fisik dan mental.
Membatasi jumlah Kafein karena konsumsi berlebihan menimbulkan kelelahan yang memengaruhi pola tidur.
Pria berjuluk Dokter Rakyat ini menjelaskan ketujuh, perlunya melakukan aktifitas variatif dan menggunakan waktu untuk melakukan hal yang menyenangkan. (fan/fb/Newstimes.id)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




