MalangRaya, Newstimes- Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kota Malang, mengadakan acara student talk pelajar sadar demokrasi, di sekolah tinggi agama Islam (STAI) Ma’had Aly Al-Hikam Kota Malang, jelang pemilu 2024 dan di hadiri ratusan undangan.
Komisioner Badan Pengawas Pemilu Kota Malang, menjelaskan, terkait gambaran pemilu dan nilai-nilai demokrasi, dan penjelasan tentang apa itu arti dari demokrasi, jelas Muhammad Hanif Fahmi S.T, M.T., pada Senin (5/2/2024)
“Generasi Z itu yang banyak di TikTok. Teman-teman saya minta tolong, ketika mendapatkan informasi dari video pendek, itu jangan berhenti di satu video,” ucapnya.
Seminar tersebut, menghadirkan Wakil Ketua I STAIMA Al-Hikam Malang, Edy Hayatullah, S.E, M.M, Ketua IPNU, M. Athok Illah, dan Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Imam Athoir Rokhman, M.Pd.I, serta Pengurus Dewan Eksekutif Mahasiswa STAIMA Al-Hikam Malang.
Dalam waktu yang sama, Edy Hayatullah, S.E, M.M, memberikan apresiasi atas terbentuknya rumah PK IPNU IPPNU.
“Kami ucapkan selamat datang di STAI Ma’had Aly Al-Hikam Malang. Hari ini menjadi momen bersejarah, satu kamar dalam rumah PK IPNU IPPNU di STAI Ma’had Aly Al-Hikam Malang,” ucap pria yang akrab di sapa Gus Edy.
Diharapkan sebagai generasi muda di jam’iyyah Nahdlatul Ulama tetap selalu istiqomah dan ikhlas merawat Ahlussunnah wal jama’ah.
“Apalagi di musim pemilu ini kita punya kewajiban sama-sama melaksanakan demokrasi. Kegiatan ini merupakan kegiatan positif karena memberikan pencerahan kepada kaum milenial untuk menggunakan hak pilihnya,” ujarnya.
Sementara itu, Athok Illah, menyampaikan bahwa tujuan dari seminar ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran demokrasi di kalangan pelajar.
“Kami berharap, melalui seminar ini, pelajar dapat lebih memahami pentingnya berpartisipasi dalam demokrasi dan memiliki pengetahuan yang cukup untuk menjadi pemilih yang cerdas,” tutupnya. (fan)




