Keluarga Singo Lapas Indonesia Bersatu Semangat Satu Hati

0
784
Keluarga Singo Lapas Indonesia Bersatu Semangat Satu Hati
Keluarga Besar Singo Lapas Indonesia menggelar silaturahmi temu kangen di Warung Lesehan Sumber Rejeki Talangagung, Kepanjen Kabupaten Malang, pada Minggu (10/12/2023). (foto: Irfan/Newstimes.id)

NEWS TIMES, Malang Raya – Keluarga Besar Singo Lapas Indonesia menggelar silaturahmi temu kangen di Warung Lesehan Sumber Rejeki Talangagung, Kepanjen Kabupaten Malang, pada Minggu (10/12/2023).

Sejumlah tokoh yang hadir diantaranya Pak Unang perwakilan dari Lapas Lowokwaru, Sam Iwan Sangar, Sam Tuwek, Sam Amin Tatto, Sam Baresi, Abah Eko Wijaya, Abah Sobar, Budi tatto, Andi sudar, Kades Talangagung Amik Sri Witanti dan ratusan orang lainnya.

Acara dimulai dengan teriakan lantang Salam satu hati yang dijawab serempak Singo Lapas Indonesia. Singo Lapas tak hanya mewadahi di Malang Raya saja, tapi se Indonesia.

Suasana di Warung Lesehan Sumber Rejeki Talangagung Kepanjen Kabupaten Malang begitu hangat. Acara dimulai dengan doa bersama, kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Padamu Negeri.

Sam Cengkrek dalam sambutannya, mengaku sangat bersyukur dalam kegiatan ini. Bersama Achmad Baresi dan Abah Eko Wijaya ia mengatakan bahwa kegiatan ini untuk menyatukan para sedulur.

Achmad Baresi menambahkan, bahwa Singo Lapas Indonesia terbentuk bulan 10 2022. Tujuannya untuk mengumpulkan bolo-bolo eks Napi se Malang Raya.

“Tujuannya temu kangen, bersatu, mencari yang terbaik dan untuk sosial,” tegasnya.
Baresi menambahkan, ada kegiatan sosial rutin di alun-alun Kota Malang ada Jumat berkah. Ke depan, ia punya harapan agar lebih kompak lagi dan lebih bersatu. Sebab khusus untuk Singo Lapas Indonesia sudah punya anggota 5000 orang.

“Harus lebih baik lagi kita ke depan,” tegasnya.
Sementara itu, Amik Sri Witanti Kepala Desa Talangagung Kecamatan Kepanjen Kabupaten sangat terkesan dengan komunitas ini. Melihat orangnya sangar-sangar bertatto,namun ternyata baik semuanya, hatinya Hello Kitty, guraunya.

“Sangat terkesan, belum pernah ada kekompakan seperti ini, pernah merasakan suka suka di Lapas. Komunitas ini bisa lebih maju lagi. Bisa dilegalkan, kalau ada baksos bisa dibantu lagi,” ujarnya. (Ir/Newstimes.id)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here