NEWS TIMES — Pengelolaan administrasi layanan internet lokal kini semakin efisien dengan hadirnya BayarNet. Aplikasi billing RT/RW Net ini dirancang untuk membantu para pengelola dalam menata data pelanggan, membuat tagihan rutin, serta memantau pembayaran baik secara online maupun tunai melalui satu sistem yang terpusat.
CEO BayarNet Rivaldi Mahardika mengatakan, bahwa dalam menjalankan usaha RT/RW Net, pengelola tidak hanya dihadapkan pada tantangan pemasangan dan pemeliharaan koneksi internet. Pendataan pelanggan, pembuatan tagihan, hingga pencatatan pembayaran bulanan merupakan rutinitas krusial yang harus diselesaikan.
“Selama ini, kendala sering muncul ketika data pelanggan masih terpencar di berbagai media terpisah, seperti spreadsheet, percakapan chat, dan catatan manual. Kondisi tersebut membuat admin harus memeriksa banyak sumber informasi untuk memverifikasi pelanggan yang sudah membayar, yang kian menyita waktu seiring bertambahnya jumlah pelanggan,”ujar Rivaldi dalam keteranganya, Kamis (29/10/2026).
Lebih lanjut, kata Rivaldi BayarNet hadir untuk menyatukan informasi tersebut sehingga pengelola dapat dengan mudah menemukan data pelanggan, memeriksa tagihan, dan menindaklanjuti pembayaran yang belum diterima. Melalui BayarNet, pengelola dapat menyimpan data pelanggan beserta paket internet yang digunakan secara terstruktur.
“Data ini berfungsi sebagai basis utama untuk menghasilkan tagihan rutin yang disesuaikan dengan siklus billing masing-masing pelanggan. Dalam satu dasbor terpadu, pengelola dapat memantau periode tagihan, tanggal jatuh tempo, nominal, hingga status pembayaran secara real-time. Transparansi data ini membantu admin menentukan tagihan yang sudah lunas maupun yang masih memerlukan tindak lanjut, tanpa harus repot berpindah-pindah jendela aplikasi atau catatan,”tuturnya.
Menyadari keberagaman preferensi pembayaran pelanggan, BayarNet mengakomodasi metode pembayaran digital maupun konvensional. Bagi pelanggan yang memilih cara praktis, BayarNet mendukung pembayaran online melalui payment gateway terintegrasi. Pengguna dapat memilih berbagai metode pembayaran yang tersedia, seperti QRIS atau Virtual Account, di mana pilihan metode dan biaya transaksinya mengikuti ketentuan penyedia layanan pembayaran terkait.
“Sementara itu, bagi pelanggan yang membayar secara tunai, kasir atau admin dapat langsung mencari data pelanggan dan mencatat penerimaan dana tersebut. Seluruh riwayat transaksi, detail pembayaran, dan struk dapat diakses kembali sewaktu-waktu saat dibutuhkan,”terangnya
Ia menambahkan, pertanyaan berulang dari pelanggan mengenai nominal tagihan dan riwayat pembayaran kerap menyita waktu operasional admin. Untuk mengatasinya, BayarNet menyediakan fitur Portal Pelanggan, yang memungkinkan pengguna melihat informasi tagihannya secara mandiri.
“Dengan akses ini, admin dan pelanggan memiliki rujukan informasi yang sama. Menariknya lagi, portal tersebut dapat dikustomisasi menggunakan nama, logo, serta warna identitas bisnis pengelola layanan internet, sehingga memberikan kesan yang lebih profesional di mata pelanggan,”imbuhnya.
Selain sistem penagihan dan pembayaran, BayarNet dilengkapi dengan berbagai fitur esensial untuk menunjang operasional teknis RT/RW Net, meliputi:
- PPPoE & Integrasi MikroTik: Membantu pengelola menghubungkan akun layanan internet dengan data pelanggan dan paket billing. Fitur ini juga terintegrasi dengan MikroTik untuk memproses suspend (penangguhan) dan reaktivasi layanan secara otomatis berdasarkan kondisi pelanggan, maupun dijalankan secara manual oleh pengelola.
- Hotspot & Voucher: Menyediakan informasi daftar pengguna, paket, serta status pemakaian, sekaligus memudahkan pembuatan voucher internet baik secara satuan maupun massal untuk dicetak dan dibagikan.
- ODP (Optical Distribution Point): Membantu pendataan titik distribusi jaringan fiber optik secara akurat, mencakup informasi lokasi, kapasitas, hingga daftar pelanggan yang terhubung di setiap titik.
Skema Biaya Aktivasi Sekali Bayar
Dari sisi komersial, BayarNet menawarkan model pembiayaan yang ekonomis bagi pelaku usaha. Aplikasi ini menetapkan biaya aktivasi sebesar Rp79.000 untuk sekali bayar, tanpa ada beban biaya langganan bulanan dan tanpa potongan biaya aplikasi per pelanggan.
Kendati demikian, pihak pengelola menegaskan bahwa kebijakan tanpa biaya langganan bulanan ini terpisah dari biaya transaksi pembayaran online. Setiap transaksi pembayaran digital tetap akan dikenakan biaya sesuai dengan metode pembayaran dan ketentuan dari penyedia layanan pihak ketiga yang digunakan.
“Kami ingin membantu pengelola RT/RW Net menjalankan administrasi pelanggan dengan lebih teratur. Saat data pelanggan, tagihan, dan pembayaran mudah ditemukan, pengelola dapat lebih fokus melayani pelanggan dan mengembangkan usahanya,”pungkasnya.
Informasi selengkapnya mengenai aplikasi billing RT/RW Net tersedia melalui situs BayarNet. Pengelola yang ingin menggunakan layanan dapat melakukan pendaftaran secara online.
Tentang BayarNet
BayarNet merupakan aplikasi billing untuk ISP kecil hingga menengah dan pengelola RT/RW Net. BayarNet menyediakan pengelolaan pelanggan, tagihan rutin, pencatatan pembayaran online dan tunai, portal pelanggan, serta fitur pendukung operasional PPPoE, Hotspot, Voucher, ODP, dan integrasi MikroTik. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di WhatsApp Channel & Google News




