NEWS TIMES – Lurah Pakal tanggapi keluhan warga terkait kondisi jalan rusak di kawasan Aspol KP3 (depan gapura), Pakal Surabaya, akibat dampak truk pengangkut material proyek box culvert Pakal Barat Jaya, pada 28 April 2026 lalu.
Lurah Pakal Bayu menyampaikan bahwa pihak kelurahan telah melakukan koordinasi dengan Pokmas serta Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya untuk menindaklanjuti laporan kerusakan jalan yang dikeluhkan warga.
“Siap, matur nuwun, Pak. Sudah kami koordinasikan dengan Pokmas dan DSDABM untuk tindak lanjutnya,” ujarnya, melalui chat whatsappnya, pada Jumat (8/5/2026) kemarin.
Sementara di jalan Aspol KP3 Pakal yang menjadi akses lewatan truk bermuatan material proyek selama 60 hari. Oleh karena itu, pihak kelurahan meminta masyarakat untuk bersabar selama proses pekerjaan berlangsung.
“Sekadar informasi, pekerjaan di Pakal Barat membutuhkan waktu penyelesaian selama 60 hari. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” lanjutnya.
Selain itu, pihak kelurahan menegaskan akan terus berkoordinasi dengan pelaksana proyek dan tim satuan tugas (satgas) DSDABM agar penanganan terhadap keluhan warga dapat segera dilakukan.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak pelaksana dan teman-teman Satgas DSDABM untuk tindak lanjutnya,” pungkas Bayu.
Diketahui, adanya pembangunan box culvert proyek Pokmas di jalan Pakal Barat Jaya, kecamatan Pakal Surabaya. Dengan sumber dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp624 juta, batas pekerjaan selama 60 hari, pada tahun 2026.(SL/red)




