IPSI Jatim Gelar Penataran Pelatih Pencak Silat diikuti 150 Peserta

0
72

NEWS TIMES – Pengprov Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jawa Timur guna mendongkrak standar pembinaan atlet, merupakan salah satu program induk olahraga Pencak Silat se Jatim menggelar Penataran Pelatih Pencak Silat.

Dalam rangka peningkatan prestasi yang diikuti 150 pelatih silat mengikuti penataran pelatih tingkat provinsi dari seluruh pengurus kabupaten (Pengkab), pengurus kota (Pengkot), serta sembilan perguruan silat anggota IPSI Jatim mengikuti kegiatan yang digelar di Gedung KONI Jawa Timur (Jatim), Kamis (22/1/2026).

Wakil Ketua I IPSI Jawa Timur, Tono Suharyanto, mengatakan bahwa agenda ini merupakan langkah strategis organisasi untuk mencetak pelatih berkualitas.

“Fokus utama dari pelatihan ini adalah membekali para instruktur agar mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang siap bersaing di level yang lebih tinggi. Dengan penataran pelatih ini mampu untuk melakukan peningkatan prestasi khususnya pencaksila di Jawa Timur,” kata Tono.

Selain itu Tono menjelaskan, setelah mengikuti penataran ini, para pelatih akan kembali ke daerah masing-masing untuk menjalankan program pembinaan secara intensif.

“Para lulusan penataran ini akan langsung diuji kemampuannya dalam waktu dekat. IPSI Jatim tengah mempersiapkan Kejuaraan Daerah (Kejurda) yang memperebutkan Piala Ketua Umum IPSI Jatim sebagai ajang pembuktian hasil pembinaan di tingkat cabang,” jelasnnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Jatim, Akmal Budianto, menuturkan langkah IPSI Jatim ini di dukungan penuh dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jatim. Pelatihan ini merupakan respons tepat atas hasil evaluasi performa cabang olahraga pencak silat.

“KONI sangat mengapresiasi inisiatif ini. Kami percaya bahwa pelatih yang berkualitas adalah kunci utama lahirnya atlet yang berkualitas. 150 peserta tersebut diharapkan memiliki kualifikasi yang mumpuni, jadi kalau biasanya kalau kualitas pelatihnya berkualitas pasti atlet-atletnya juga akan berkualitas,” tuturnya.

Akmal menambahkan pentingnya peran pelatih dalam meningkatkan tensi persaingan di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Porprov bukan sekadar ajang perebutan medali, melainkan barometer keberhasilan pembinaan sekaligus sarana regenerasi atlet.

“Dengan kualitas pelatih yang merata, persaingan di Porprov diharapkan semakin kompetitif dan sehat demi mencetak atlet-atlet menjadi lebih berkualitas unggulan yang siap mengharumkan nama Jatim,” tambahnya.

Reporter : Fredy/Newstimes.id

Cek Berita dan Artikel yang lain di WhatsApp Channel & Google News

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here