Dampak Pesta Demokrasi, Pengusaha Sound Sistem Kebanjiran Orderan

0
307
Dampak-Pesta-Demokrasi,-Pengusaha-Sound-Sistem-Kebanjiran-Orderan
Pengusaha Audio Sound Sistem, YP Perkasa Audio, Yusuf Pujianto. (foto: Irfan/Newstimes.id)

NEWS TIMES, Malang Raya – Momentum pesta demokrasi di tahun 2024, menjadi peluang bagi pelaku usaha penyedia jasa Audio Sound Sistem. Tak jarang penyedia jasa tersebut kebanjiran orderan dari berbagai calon legislatif maupun paslon pemimpin yang maju dikontestasi politik untuk berkampanye.

Salah satunya, Pengusaha Audio Sound Sistem, YP Perkasa Audio, Yusuf Pujianto. Dia memanfaatkan momen pesta demokrasi dan komunitas Bantengan (berot) sebagai peluang meningkatkan perekonomian.

“Pengusaha sound sistem memang banyak di geluti sebagian orang dan memang dirasa menjanjikan. karena fungsi audio sound sebagai pelengkap dari sebuah acara, seperti perkawinan, sunatan, atau musim kampanye seperti saat ini,” ujar Yusuf di Malang. Kamis (1/2/2024).

Pria asal Turen, Kabupaten Malang ini berhasil mengembangkan usahanya mulai dari delapan shaft hingga saat ini mrmiliki 12 shaft. Berawal dari menyewa sound saat ada acara, pemilik YP Perkasa Audio, timbul ketertarikan untuk mencoba peruntungan di bisnis sewa menyewa audio sound.

“Saya awalnya tertarik di sound, ketika saya ada acara dan menyewa sound. Setelah saya belajar tentang sound, saya mencoba membeli dengan sebanyak 8 saff, karena saya kurang saya menambahkan menjadi 12 saff,” terangnya.

Yusuf memanfaatkan momen, seperti bantengan dan juga acara pesta demokrasi saat ini, sebagai kelancaran usaha yang dia miliki. Banyaknya event Bantengan ( Berot ) dan juga pesta demokrasi, sound milik YP Perkasa Audio di banjiri pesanan untuk di sewa, pada setiap daerah Malang Raya. Karena setiap acara membutuhkan suara yang cukup keras sebab suara yang di keluarkan pada sound, bisa memancing animo dari masyarakat dan tentunya dapat dinikmati.

” Paling banyak kami melayani dari, acara Berot hingga sampai musim kampanye yang banyak di selenggarakan” imbuhnya.

Setiap sound yang di sewakan di bandrol dengan harga 8 hingga 15 juta untuk setiap sewa pada acara yang masyarakat buat. Dalam komunitas audio sound sistem saat ini. Malang tidak ada persaingan dalam suara, kebersamaan saling mendukung sesama pemilik atau pengusaha audio sound.

” Untuk sesama pemilik atau pengusaha audio sound kami, tidak ada lagi persaingan, intinya saduluran sak lawas e ( persaudaraan seterusnya).

Harapannya bagi semua pengusaha audio sound bisa terus mengalami kelancaran dalam usaha, dan yang terpenting tidak merugikan masyarakat.

” Harapan saya sendiri semua pengusaha audio sound sistem, bisa mengalami kelancaran dalam usaha, dan yang terpenting jangan sampai merugikan banyak orang atau masyarakat”, tutupnya. (ir/Fb/Newstimes.id)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here